Selasa, Agustus 19, 2008

akhir cintaku yang tulus

Aku hidup dengan cintanya.
Aku merasa dengan kasihnya.
Aku bernafas dengan senyumnya.

Dan setiap kata yang ia ucapkan membuat
jantungku terus berdetak.

Belaiannya membuat suasana hati serasa di surga.
Wangi tubuhnya membuatku terbang ke langit tanpa tepi.
Slalu teringat saat dirinya bersandar tidur di bahuku.

Kini ku berharap semuanya bisa terulang.
Saat-saat indah kujalani bersamanya.
Saat-saat kulihat ia tersenyum dengan manis.

Kini semuanya hilang.
Inilah akhir kisah cintaku yang sangat menyakitkan.
Semuanya hilang, hancur berantakan, dan musnah.
Semua kenangan manisku dengannya.

Inikah takdirku..? atau inikah jalan hidupku..?

Kini ia tlah temukan cintanya yang abadi.
Dapatkan kesetiaan cinta yang ia inginkan.
Rasakan belaian yang ia dambakan.

Tapi itu bukanlah aku.
"kenapa..?"
Apa yang salah dariku.
Apakah kesetiaan cinta dan kasihku tak ia inginkan..?

Disini ku terpaku dan hanya bisa rasakan rasa perih
dan rasa sakit hati yang membuat dadaku terasa sakit
yang ia berikan.

Masa lalu telah terkubur di lubuk hatiku yang paling dalam.
Semua cita-cita, harapan, dan mimpiku musnah karenanya.

Takan pernah ada yang bisa menggantikanya.
Akan selalu ku kenang dirinya dan takkan pernah kulupakan.

Walau dirinya tak disisiku lagi, tapi bayangnya selalu
hinggap dan bersandar di hatiku.
Walau itu terasa sangat indah untuk perasaanku, tapi itu
sangatlah menyakitkan untuk jiwaku.