Selasa, Oktober 14, 2008

Senin, September 15, 2008

SYAIR RAMADHAN

Bismillah itu pembuka surah
Dengan Nama ALLAH Yang Maha Rahmah
Duhai saudaraku hamba yang lemah
Mari meningkatkan amal ibadah

Anak dara memakai selendang
Selendang dari negeri seberang
Menyambut puasa yang hampir datang
Sungguh hati terasa senang

Duhai hati yang rindu bersua
Bersua dengan ayah dan bunda
Jika Ramadhan telah tiba
Hati yang gundah jadi gembira

Buah kurma hidangan berbuka
Berbuka shiyam di senja kala
Wahai muslim di manapun jua
Sambutlah Ramadhan dengan ceria

Dara jelita sang pagar ayu
Senyum tersungging pada tetamu
Mengingat kejahilan dan dosa nan lalu
Hati tersentuh tertunduk malu

Ramadhan bersua pelipur diri
Penguji iman takwa di hati
Kepada ALLAH Yang Maha Suci
Sudilah ampunkan hamba abdi

Alhamdulillah kalimah tasyakur
Kepada Allah Yang Maha Ghafur
Duhai muslimin yang pandai bersyukur
Mari bersimpuh sujud tersungkur

MARHABAN YAA RAMADHAN...!

Minggu, September 14, 2008

Keutamaan Puasa Ramadhan

Dengan puasa Ramadhan Allah mengampuni dosa orang yang berpuasa dan
memaafkan semua kesalahannya,
Nabi SAW bersabda:
"Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala
dari Allah, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu". (HR. al-Bukhari
dan Muslim).

Puasa Ramadhan tidak terhingga pahalanya, karena orang yang berpuasa akan
mendapatkan pahala tanpa batas. Setiap muslim amalannya akan diganjar
sebesar 10 hingga 700 kali lipat, kecuali puasa. Firman Allah di dalam
hadits qudsi,
"...Kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan
mengganjarnya, ia menahan nafsu dan makan karena-Ku." (HR. Muslim)

Puasa dapat membuka pintu syafa'at nanti pada hari Kiamat. Rasulullah SAW
bersabda,

"Sesunggunya puasa dan bacaan al-Qur'an memberi syafa'at kepada pelakunya
pada hari Kiamat. Puasa berkata, "Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa'at kepadanya.

Berkata pula al-Qur'an, "Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur
untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa'at
kepadanya. Nabi bersabda, "Maka keduanya diberikan izin untuk memberi
syafaat." (HR. Ahmad).